Showing posts with label dari. Show all posts
Showing posts with label dari. Show all posts

Thursday, January 30, 2014

Laba miniatur kereta kencana dari perak melaju kencang

- 0 comments
Perak merupakan logam yang memiliki daya pikat tersendiri. Selain digunakan sebagai berbagai produk perhiasan, perak juga menjadi bahan baku suvenir seperti miniatur kereta kencana. Kerumitan pembuatannya sebanding dengan harga yang tinggi. Perajin bisa mengantongi omzet
Rp 50 juta per bulan.

Kerajinan perak Yogyakarta memang sudah tersohor di seantero negeri ini. Salah satu produk suvenir berbahan perak adalah miniatur kereta kencana. Selain awet, penggunaan bahan baku perak juga memberi nilai keindahan tersendiri.

Nagins Jewellery, produsen perak asal Kota Gudeg, menjual miniatur kereta kencana. Ada dua produk kerajinan kereta kencana yang mereka tawarkan, "Kereta kencana yang dibuat di tempat kami adalah kereta dengan bahan perak murni dan semi perak atau campuran dengan tembaga," kata Misbahul Munir, pemilik Nagins Jewellery.

Misbahul mengatakan, pembuatan kerajinan kereta kencana lima atau tujuh kuda berbahan perak murni dengan panjang 30 sentimeter (cm) sampai 40 cm memerlukan waktu dua sampai tiga pekan. Sedangkan kereta kencana berbahan baku campuran tembaga dan perak membutuhkan waktu dua pekan.

Eddy Prasetyo, pemilik Dedes Silver di Yogyakarta, bisa membuat 10 sampai 20 kereta dengan panjang rata-rata 70 cm saban bulan. "Jumlah itu bisa berlipat jika pesanan melimpah di Desember atau waktu serah terima jabatan," ujar Eddy.

Pembuatan kereta kencana perak diawali dengan mencairkan kristal perak dan membuatnya menjadi lempengan. Lempengan ini lantas diukir untuk membuat karakter. Perak cair dibuat benang perak seukuran kawat. Proses selanjutnya adalah menggabungkan lempengan yang telah diukir dengan bagian yang lain hingga membentuk kuda dan kereta kencana.

Mahalnya harga perak di pasar membuat perajin harus memutar otak untuk tetap memproduksi kerajinan dengan harga terjangkau. Kemunculan miniatur kereta kencana dengan campuran tembaga sebagai solusi.

Selain murah, suvenir kereta kencana berbahan campuran tembaga dan perak ini juga lebih ringan. Harga kereta kencana berbahan campuran ini bisa sepersepuluh dari harga suvenir perak murni. Jika dengan perak murni harganya bisa sampai Rp 15 juta, suvenir campuran tembaga buatan Misbahul harganya Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Adapun Eddy menjualnya dengan harga Rp 1,2 juta-Rp 1,5 juta.

Miniatur kereta kencana dengan campuran tembaga hanya menggunakan sepuhan perak sebagai sentuhan akhir. Jika untuk membuat kereta kencana dengan perak murni memerlukan satu kilogram perak, kereta kencana dengan bahan baku campuran tembaga memerlukan sekitar 15 gram perak.

Menurut Misbahul, kereta berbahan perak murni ini memang lebih sedikit peminatnya ketimbang yang berbahan campuran tembaga. Ia menjual lima sampai delapan item, dengan omzet penjualan Rp 16 juta per bulan. Jika musim liburan tiba penjualannya melonjak menjadi Rp 36 juta.

Eddy bisa mengantongi omzet Rp 10 juta sampai Rp 12 juta per bulan untuk kereta kencana berbahan baku tembaga dan perak ini. Namun, jika digabung dengan kereta yang berbahan perak murni, omzetnya bisa mencapai Rp 50 juta.
[Continue reading...]

Saturday, December 21, 2013

Rasa Takut Adalah Awal Dari Kegagalan

- 0 comments
Rasa Takut Adalah Awal Dari Kegagalan - Apakah anda sudah tahu mengapa banyak sekali orang tidak bisa sesukses seperti apa dan siapa yang mereka inginkan? Ya, rasa takut yang berlebihan! Takut untuk melakukan kesalahan dan takut untuk gagal.
Penentuan antara orang yang sukses dan orang yang gagal terlihat dari cara pandang mereka terhadap “garis finis”. Orang yang sukses atau mungkin cenderung sukses, mereka tidak peduli apakah melintasi “garis finish” di tempat pertama atau terakhir.

Yang mereka pikirkan hanya bagaimana caranya melintasi “garis finish” tersebut. Orang gagal, mereka berhenti sebelum menang. Mereka lari 95 meter dari pertandingan 100 meter setiap hari dalam hidup mereka.

Dalam dunia kewirausahaan, anda harus mengalahkan rasa takut itu. Jangan menunggu segalanya berjalan sempurna. Jangan lakukan apa yang orang gagal lakukan, “menunggu semua lampu menyala hijau”.

Mereka, orang-orang yang gagal ini, tiba-tiba terlihat seperti seorang “profesional dan perfeksionis”. Menunggu tiga hal muncul secara bersamaan.
  • Menemukan orang yang tepat, 
  • Menemukan peluang yang tepat dan 
  • Mempunyai uang yang banyak.

Masalahnya, ketiga bagian itu jarang sekali muncul pada saat yang bersamaan. Seringkali mereka, orang gagal ini masih terpaku di depan garasi mereka dengan mesin yang masih mati. Diam di tempat dan selalu berandai-andai. Tentu saja, mereka tidak akan pernah gagal karena tidak pernah mencoba.

Dan sebagai seorang entrepreneur, anda HARUS tidak peduli apakah satu, dua atau bahkan semua lampu menyala merah.

Anda harus mencari dan menggabungkan peluang, uang dan orang yang tepat, bukan menunggu seperti yang orang gagal lakukan. Lampu yang menyala merah tidak mencegah seorang entrepreneur untuk tetap menjadi seorang entrepreneur.

Berpegang teguhlah pada tujuan anda. Fokus dan konsisten. Sekali anda mengambil keputusan, kalahkan rasa takut anda. Jangan lakukan apa yang dilakukan oleh orang gagal …berubah pikiran setelah mengambil keputusan dan menunggu segalanya berjalan dengan sempurna…

Sukses untuk anda…
[Continue reading...]

Monday, December 16, 2013

7 Bahaya Dari Tindik Lidah

- 0 comments
Tren melubangi bagian tubuh atau tindik (piercing) sudah banyak diadopsi oleh sebagian masyarakat. Mulai telinga, hidung, bibir, hingga bagian tubuh lainnya. Bagian dalam mulut juga tak lepas dari gaya melubangi tubuh ini. Lidah sering dijadikan sebagai bagian tubuh yang ditindik.

7 Bahaya Dari Tindik Lidah

Selengkapnya »
[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Silsie Blog's - Posts · Comments
Powered by Blogger